Beranda / Blog

Mau Pasang Panel Surya Atap (PLTS Atap)? Kini Ada Skema Cicilan dan Sewa!

2/2/2019
Bagikan:

Komitmen pemerintah yang mentargetkan sejumlah bagian dari bauran energi nasional harus berasal dari sumber energi terbarukan. Tentunya ini merupakan berita baik untuk memacu pembangunan pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Namun, diperlukan biaya investasi yang cukup besar untuk melakukannya sehingga hanya pihak dan entitas tertentu yang mampu membangun PLTS skala besar.

Terima kasih pada teknologi modular yang dimiliki panel surya, kelebihannya adalah PLTS dapat dibangun dalam skala kecil. Rumah-rumah maupun gedung-gedung bisa dijadikan tempat untuk menjadi mini-PLTS (PLTS Atap) karena umumnya dipasang pada atap-atap bangunan. Bangunan yang telah dilengkapi dengan PLTS Atap secara tidak langsung telah turut berpartisipasi dalam rangka pencapaian target bauran energi nasional. Tentunya, ini merupakan kabar yang baik untuk pemerintah dan bagi para pemilik bangunan.

Berlaku sejak 1 Januari 2019, sebuah kerangka regulasi telah dikeluarkan pemerintah dalam bentuk Permen ESDM No.49 Tahun 2018 untuk mengatur tentang bagaimana pemilik bangunan yang merupakan pelanggan PLN dapat melakukan pemasangan PLTS Atap di bangunan milik mereka.

Bagaimana cara memperoleh PLTS Atap? Sama layaknya dengan membeli “peralatan tambahan”, PLTS atap dapat dianggap sebagai alat yang berfungsi untuk memproses produksi listrik sendiri sehingga bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan listrik. Dengan cara menghasilkan listrik sendiri, kita juga akan dapat memperoleh penghematan terhadap tagihan listrik bulanan. Untuk mendapatkannya, penyedia jasa (installer) dapat menyediakan jenis PLTS atap yang dibutuhkan sesuai kriteria yang diinginkan. Namun, hingga saat ini kendala dalam proses pembelian PLTS adalah biaya yang dikeluarkan oleh calon pembeli relatif besar.

Saat ini, kebanyakan proses pembelian PLTS Atap hanya menggunakan skema pembelian langsung. Artinya calon pengguna PLTS Atap harus melakukan semua pembayaran di awal sebelum dapat melakukan pemasangan PLTS Atap. Walaupun terjadi tren penurunan harga dari sisi komponen PLTS Atap, dengan hanya tersedianya skema pembelian langsung tetap saja masih terdapat gap finansial dari para calon pembeli untuk bisa mendapatkan dan memasang PLTS Atap. Hal ini menyebabkan PLTS Atap menjadi hal yang menarik namun kurang relevan bagi banyak orang sehingga tingkat pengguna PLTS Atap masih sangat minim.

Peluang Skema Cicilan dan Sewa untuk PLTS Atap

Jika kita mengamati bagaimana industri lain dapat menjangkau dan membentuk pasar, serta membuat apa yang ditawarkan dapat diadopsi secara luas adalah dengan cara menyediakan skema pembayaran. Lihat apa yang terjadi pada industri hunian dan transportasi.

Jika semua orang harus melakukan pembayaran di awal untuk bisa mendapatkan sebuah hunian ataupun sebuah kendaraan pribadi, tentu akan menyebabkan hanya sebagian orang saja yang mampu menjangkaunya. Akan tetapi, dengan membawa pilihan skema pembayaran berupa sewa dan cicilan, kini hampir semua orang bisa menjadi pengguna dan pembeli sebuah hunian/ transportasi. Skema pembayaran di muka menyebabkan hanya orang-orang tertentu yang bisa menikmati manfaat yang ditawarkan oleh sebuah produk/ jasa yang memiliki biaya investasi awal yang besar. Dibutuhkan sebuah cara untuk membuatnya menjadi lebih terjangkau dan lebih mudah diakses oleh calon pengguna secara luas. Belajar dari kesuksesan sektor hunian/ transportasi, konsep pembayaran berupa sewa dan cicilan menjadi suatu hal yang perlu dipertimbangkan dalam implementasi PLTS Atap.

"Saat ini, hanya orang-orang tertentu yang bisa menikmati manfaat PLTS Atap karena biaya instalasi yang cukup besar"

Pembayaran PLTS Atap dengan menggunakan skema cicilan sama saja hal nya dengan pembayaran langsung, artinya pembeli lah yang akan menjadi pemilik sekaligus pengguna PLTS Atap. Tanpa perlu mengeluarkan biaya investasi yang besar di awal, calon pembeli dapat dibantu pihak ketiga yang akan membayar biaya total pembelian PLTS Atap. Lalu calon pembeli akan membayar dengan dengan sejumlah biaya cicilan yang telah disepakati dengan calon pembeli. Selain skema cicllan, calon pembeli juga dapat menyewa PLTS Atap.

Berbeda dengan skema beli langsung/ cicilan dimana pembeli menjadi pemilik PLTS, pada skema sewa, pihak ketiga akan menjadi pemilik PLTS Atap yang dipasang di bangunan. Artinya, pelanggan tidak perlu repot-repot dalam melakukan proses pemasangan dan pemeliharaan PLTS Atap karena pihak ketiga sebagai pemilik yang akan bertanggung jawab sepenuhnya. Proses pembayarannya kurang lebih sama hal nya ketika menyewa rumah, yaitu ada pembayaran sewa berdasarkan kontrak yang telah disepakati bersama.

Dengan tersedianya pilihan skema pembayaran berupa sewa dan cicilan, gap finansial para calon pengguna dapat dijembatani. Hal ini dapat menyelesaikan masalah calon pengguna yang tadinya tertarik, namun tidak mempunyai biaya investasi awal untuk mendapatkan PLTS Atap. Pada akhirnya, pilihan skema pembayaran sewa dan cicilan ini memiliki tujuan utama untuk membuat PLTS Atap menjadi lebih terjangkau bagi semua kalangan.

Ada banyak sekali manfaat dari sebuah PLTS Atap yang diabaikan karena tidak cukup banyak orang yang menggunakannya. Membawa hal ini ke masyarakat secara luas dapat meningkatkan tingkat penggunaan dan adopsinya. Dibantu dengan menyediakan skema pembayaran sewa dan cicilan, hal ini dapat menjadi langkah awal yang tepat untuk membuat PLTS Atap menjadi lebih inklusif.

Tertarik untuk menyewa atau menyicil PLTS Atap? Dapatkan infomasi lebih lanjut dan daftarkan diri Anda di EnergiHub sekarang! Pilih Skema Pembiayaan PLTS Atap mu!
Bagikan:
Tags:
PLTS Atap
Cicilan
Sewa
Biaya